Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

Audiensi di SPPG Kumala Bhayangkari, AMPM Dorong Kontrol Sosial MBG

Pengawasan kolaboratif dinilai penting untuk cegah penyimpangan di lapangan

REALITANEWS.OR.ID, KUDUS || Aliansi Masyarakat Peduli Makan Bergizi (AMPM) Kudus mendorong penguatan kontrol sosial dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Polres Kudus yang digelar di dapur SPPG Kumala Bhayangkari, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Kamis (2/4/2026).

Audiensi tersebut dihadiri oleh Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, serta pengurus dan anggota AMPM Kudus. Dalam pertemuan itu, AMPM menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya program MBG agar berjalan sesuai tujuan dan standar yang telah ditetapkan.

Ketua AMPM Kudus, Mujahidin, menyampaikan bahwa kontrol sosial dari masyarakat merupakan kunci dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas program pemerintah.

BACA JUGA :   Solusi Pengangguran Solo: BRM Dr. Kusumo Putro SH. MH Usulkan BLK dan Stimulan Rp5 Juta

“Program MBG ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, sehingga tidak cukup hanya diawasi oleh pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan tidak ada penyimpangan di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, AMPM juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap distribusi dan kualitas makanan, termasuk menjaga standar gizi yang diberikan kepada penerima manfaat. Mereka menilai bahwa tanpa pengawasan yang kuat, potensi penyalahgunaan dan penurunan kualitas sangat mungkin terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kudus menyambut baik masukan dari AMPM. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian siap bersinergi dengan masyarakat dalam mengawal pelaksanaan program MBG.

BACA JUGA :   Sampah Bisa Jadi Duit ?! Ini Kata Prabowo Subianto Saat ke Banyumas

“Polres Kudus siap mendukung pengawasan program ini dan akan menindaklanjuti setiap laporan yang disampaikan masyarakat,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak juga sepakat untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi guna meningkatkan efektivitas pengawasan program MBG di wilayah Kabupaten Kudus.

Tak hanya itu, AMPM turut memberikan masukan terkait perlunya sterilisasi pelaksana dapur SPPG Kumala Bhayangkari demi menjaga kebersihan serta kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran kontrol sosial masyarakat sekaligus menciptakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang lebih transparan, profesional, dan tepat sasaran di Kabupaten Kudus. ( Red )

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
BACA JUGA :   Rapat Nasional Progib Bahas Visi Prabowo-Gibran Menuju Indonesia Emas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

criptRootC1396463">